Categories
Ilmu Agama Tips Trik

Tauhid : Pengertian dan pengelompokannya


Assalamualaikum Wr Wb.

Selamat datang kembali sahabat Muslim di Islamidina.id Blog Yang membahas dan memberikan Informasi Islami.

Pada kesempatan Kali ini kita akan membahas tema tentang Tauhid. Sebagai umat Muslim, tauhid merupakan Ilmu utama. 

Kita tentunya telah sering mendengar kata tauhid, tapi apa dan bagaimana sih sebenarnya Tauhid.


Apakah Itu Tauhid ?

Bagi seorang Muslim Tauhid merupakan Hal yang Paling utama, dimana Tauhid Adalah Modal utama bagi seorang Hamba Allah SWT baik dalam meraih Kebahagiaan di Dunia maupun Akhirat serta Tauhid juga merupakan Modal terbesar untuk meraih keridhaan dan kecintaan Allah SWT.

Tauhid sendiri secara bahasa berasal dari kata Wahhada – Yuwahhidu ( dengan huruf Ha Tasydid ) yang dapat diartikan menjadikan sesuatu atau sesuatu itu satu atau tunggal.
Adapun yang dimaksud secara istilah, Tauhid adalah Meng Esa kan Allah SWT pada kekhususan – kekhususan yang dimiliki oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Dan kekhususan – kekhususan Allah subhanahu wa ta’ala yang dijabarkan dalam al-quran dan dipaparkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dalam Hadits Hadits yang Shahih tidak keluar dari tiga kelompok besar.

Tiga Pengelompokan Tauhid tersebut adalah sebagai berikut :

1. Tauhid Rububiyah.

Pertama adalah Kekhususan Allah subhanahu wa ta’ala yang terkait dengan perbuatannya.
Hal ini berarti hanya Allah saja atau hanya dia sendiri yang menciptakan alam semesta dan segenap isinya, hanya Allah saja yang mengatur alam semesta ini, hanya dia sendiri yang menghidupkan dan mematikan serta memberikan rizki, hanya dia saja yang menentukan yang berkuasa di alam semesta ini.
Pengelompokan ini oleh para ulama dijadikan satu pengelompokan dalam Tauhid Rububiyah.

Hal ini juga dinyatakan dalam Al Quran :

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ
Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dan Mengadakan gelap dan terang” (QS. Al An’am: 1)

2.  Tauhid Asma’ Wal Sifat.

Kedua adalah pengelompokan Tauhid tentang Kekhususan Allah SWT yang terkait dengan nama-namanya yang maha indah dan sifat-sifatnya yang sempurna. 

Hanya dia pemilik nama Allah, hanya dia pemilik nama dan sifat yang maha pengasih dan maha penyayang yang rahmatnya meliputi segenap makhluk, yang begitu luas tidak terbatas.

 Informasi Menarik : Tips Lolos Rekrutmen TNI


Hanya dia yang memiliki sifat tidak pernah lelah, tidak pernah tidur sedikit pun. Allah sama sekali tidak disentuh oleh rasa ngantuk apa lagi tidur, hanya dia yang tidak tercipta dan tidak diciptakan karena dia adalah pencipta.

Hanya dia yang tidak memiliki anak dan tidak membutuhkan pasangan dan tidak membutuhkan segala sesuatu selain dirinya sendiri, ini adalah Kekhususan Allah subhanahu wa ta’ala yang terkait dengan sifat-sifatnya dan nama-nama yang maha sempurna.

Kemudian Para Ulama mengelompokkan Kekhususan – kekhususan ini terkait kita sebagai hamba yang mentauhidkan Allah dalam tauhid Asma’ wal sifat.

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Tidak ada sesuatupun yang menyerupai Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Lagi Maha Melihat” (QS. Asy Syura: 11)

3. Tauhid Uluhiyyah.

Ketiga adalah pengelompokan tauhid yang terkait dengan perbuatan hamba, dalam beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala bahwasanya hanya dia, Allah Subhanahu Wa Ta’ala. hanya dia yang berhak untuk diibadahi maka kita wajib mentaati Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan dia satu-satu yang berhak untuk menerima ibadah yang di syariatkan atau ibadah yang Haq. 
Para ulama mengelompokkan kekhususan ini dalam Tauhid Uluhiyyah yaitu yaitu mentauhidkan Allah dalam segala bentuk peribadatan baik Zhahir maupun bathin.

 Baca juga : Informasi terbaru militer


Kita Wajib mentauhidkan Allah pada 3 kekhususan ini, Jika tidak mentauhidkan Allah SWT dalam rububiyah maka kita tergolong orang Musyrik, Hal ini Misalkan ada seseorang yang meyakini  ada selain Allah subhanahu wa ta’ala yang mampu mendatangkan manfaat dan mudharat selain Allah subhanahu wa ta’ala, berarti orang tersebut telah berbuat Syirik dalam tauhid rububiyah. Bahkan dapat menyebabkannya keluar dari Islam.
Misalkan Jika ada seseorang yang berkeyakinan bahwa ada selain Allah subhanahu wa ta’ala yang memiliki sifat-sifat seperti Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Yaitu memiliki sifat yang sempurna seperti Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka seseorang tersebut telah jatuh dalam kesirikan pada al asmaul wal sifat.
Misalkan ada seseorang yang menduakan Allah SWT dalam ibadah di samping beribadah kepada Allah, yaitu juga beribadah kepada selain Allah contoh mungkin kepada malaikat Allah, kepada Nabi, kepada orang tua yang telah telah wafat kah atau mungkin kepada Bintang atau sebagian ibadahnya  misalkan Jika dia berkorban dengan menyembelih kurban kepada Jin untuk mendapatkan maslahat yang diasumsikan. dianggap dia bisa mendapatkan manfaat dari hal tersebut, maka seseorang telah berbuat kesyirikan dalam Tauhid uluhiyah.
Ketiga jenis Tauhid ini di isyaratkan banyak sekali dalam ayat-ayat Alquran salah satunya adalah dalam surat Maryam ayat yang ke 65.
رَّبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَٱعْبُدْهُ وَٱصْطَبِرْ لِعِبَٰدَتِهِۦ ۚ هَلْ تَعْلَمُ لَهُۥ سَمِيًّا

Rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā fa’bud-hu waṣṭabir li’ibādatih, hal ta’lamu lahụ samiyyā

Artinya : Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?

Serta banyak lagi ayat-ayat Alquran yang berbicara mengisyaratkan tentang pembagian tauhid ini menjadi 3.

Kesimpulan

Ilmu Tauhid merupakan Ilmu yang sangat penting bagi kita umat Muslim, Bahkan para ulama sepakat bahwa Ilmu Tauhid adalah ilmu yang paling utama.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin berkata: “Sesungguhnya ilmu tauhid adalah ilmu yang paling mulia dan paling agung kedudukannya. Setiap muslim wajib mempelajari, mengetahui, dan memahami ilmu tersebut, karena merupakan ilmu tentang Allah Subhanahu wa Ta’ala, tentang nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, dan hak-hak-Nya atas hamba-Nya” (Syarh Ushulil Iman, 4)

Semoga penjelasan diatas dapat memberikan manfaat serta dapat lebih mendekatkan diri kita pada Allah SWT Aamiin.

Wassalamualaikum Wr Wb.

 Diambil dari berbagai sumber :
1. Islamidina
2. Muslim.
3. Tafsir Web
4. https://www.youtube.com/watch?v=168lxwwxAdE


Categories
Ilmu Agama

Hukum Menelan Air Mani Bagi Pasangan dalam Agama


ISLAMIDINA – Kali ini saya akan mengangkat sebuah topik yang cukup menarik yaitu bolehkah seorang istri menelan air mani suami ketika sedang malakukan bercinta? Bagaimana menurut agama?

Hukum Menelan Air Mani Bagi Pasangan dalam Agama

Saya cukup penasaran karna ketika saya sedang melihat digrup facebook melihat ada yang bertanya tentang fikih tersebut lalu saya pun mencari informasi alhasil saya menemukan jawabanya. Jadi bagaimana hukumnya menelan air mani suami ketika sedang bercinta? halal? haram? mari kita bahas.

Air Mani

Air mani adalah sebuah cairan yang keluar dari kemaluan laki-laki maupun perempuan air mani sendiri berbeda antara laki-laki dan perempuan dan juga ada ciri ciri cairan tersebut bisa dikatakan air mani. 

Perbedaan Air Mani Laki dan Perempuan

Air mani laki-laki itu berwarna putih dan kental berbeda dengan air mani yang keluar dari wanita, air mani wanita itu berwarna kuning dan cair itulah perbedaan antara air mani laki laki dengan perempuan.

Baca Juga : Amalan dan Doa Rebo Wekasan

Ciri Ciri Air Mani

Ada ciri air tersebut bisa dikatakan air mani karna yang keluar dari tempat kemaluan bukan hanya air mani saja ada madzi wadzi dan air kencing lantas apa perbedaannya? itulah mengapa ada ciri cairan bisa disebut mani
  1. Mani keluarnya disertai dengan rasa nikmat (al-taladzdzudz)
  2. Air mani keluar dengan cara tersendat sendat (tadaffuq)
  3. Air mani baunya seperti bau adonan kueh ataupun seperti bau kurma basah
Itulah selain dari ciri tersebut maka itu bukanlah air mani karna ada air madi yang keluar ketika ada dorongan syahwat yang terlalu tinggi lalu ada air wadi yaitu air yang keluar ketika kita sedang merasa kelelahan. 

Kembali kepembahasan pertama jadi bolehkah hukum nya menelan air mani?


Hukum Menelan Air Mani

Ketika sedang melakukan percintaan terkadang seseorang lupa dengan apa yang ia lakukan bahkan sampai ada yang menelan air mani seorang suami apakah itu diperbolehkan?

ada 3 pendapat tentang hukum tersebut

Pendapat Pertama

Tidak diperbolehkan karna alasannya adalah di dalam cairan tersebut bukan hanya terkandung mani tapi ditakutkan tertelannya juga wadi maupun madzi yang mana cairan tersebut hukumnya najis dan tidak diperboleh untuk memakan sesuatu yang najis.

Pendapat Kedua

Tidak diperbolehkan karna hal tersebut justru ditakutkan termasuk kepada sesuatu yang berlebihan karna dalam Al Qur’an Allah SWT menjelaskan

وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ .

Artinya: “Dan dia (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) mengharamkan perkara-perkara yang khabits (sangat kotor/jelek)” (Qs. Al-A’raaf: 157)

Maka menurut pendapat kedua diharamkan hukumnya.

Baca juga : Pengertian Hukum dan Yang Haram Dalam Pernikahan

Pendapat Ketiga

Menurut para ahli kesehatan menjelaskan jika terlalu banyak tertelan air mani yang aktif maka akan berakibat buruk pada lambung kita bisa menyebabkan pendarahan lambung karna itu dalam segi kesehatan tidak dianjurkan.

Kesimpulan

Tidak dianjurkan bagi seorang istri menelan air mani suami nya dikarnakan banyakanya mudharat yang akan terjadi jadi jangan sampai berlebihan kita sebagai umat islam tidak diperkenankan untuk melakukan sesuatu yang berlebihan.

Begitulah hasil yang saya dapatkan jika memang ada kesalah silahkan masukan dan kritikan dikolom komentar terimakasih telah berkunjung.

 Baca Juga : Tips Rekrutmen TNI


Untuk pembahasan selanjutnya akan membahas tentang fikih dan akidah jadi stay terus diblog ISLAMIDINA untuk mendapatkan info info artikel update seputar berita islam dan kajian.

Terimakasih telah berkunjung mohon maaf jika ada kekeliruan salam berkah untuk kalian semua
ISLAMIDINA

Sumber : Blog Muslim ” Islamidina “

Categories
Ilmu Agama Ilmu umum

5 Cara Cepat Kaya sesuai Anjuran Islam

Bismillahirrohmanirrohim …

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai rekan rekan yang inyaallah dirahmati oleh Allah SWT. Hari ini saya ingin sedikit berbagi tentang bagaimana hidup kaya dengan beribadah menurut Agama Islam.


Bagaimana cara menjadi Kaya dengan 5 Amalan Menjadi Kaya sesuai anjuran Agama Islam  ?

Siapa diantara kita yang nggak pingin kaya ? Siapa yang pingin Hidup Serba ada ? Siapa yang yang Ingin hidup bahagia ?

Saya merasa yakin bila pertanyaan – pertanyaan diatas ditujukan pada kita, semua pasti akan menjawab ingin Kaya dan hidup serda ada. Dan Hal itu merupakan hal yang wajar dan itupun juga sesuai anjuran agama.

Dalam Agama Islam menganjurkan agar umatnya hidup  kelak masuk seimbang antara dunia dan akhirat, Selain memerintahkan untuk melaksanakan ibadah agar syurga, Agama kita juga menganjurkan untuk selalu berusaha dan bekerja guna mencukupi kebutuhan di Dunia.

Anjuran untuk menjadi Kaya dan mencukupi kebutuhannya di Dunia bagi Umat Islam bahkan tertera langsung dalam Kitab Al-quran sesuai Firman Allah Swt :

“Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki kepadanya.” (QS. Al-Hijr [15]:19-20).

Sesuai dengan kutipan ayat tersebut sebenarnya sudah jelas bahwa Allah Swt memberikan kesempatan pada Makhluknya untuk memanfaatkan apa yang ada di Buminya untuk memenuhi keperluan hidup sehari – hari.

Namun usaha untuk menjadi kaya tetap harus sesuai akidah – akidah agama islam yang telah diajarkan, Maka bagi yang ingin hidup Kaya dan berkecukupan berikut beberapa amalan sesuai Agama Islam yang Insyaallah bila dilakukan dengan Istiqomah akan sangat bermanfaat : 

5 Amalan menjadi Kaya sesuai anjuran Agama Islam  


1. Rajin Shalat 5 Waktu secara berjamaah

Sholat 5 waktu merupakan rukun Islam ke 2 setelah Syahadat, Sholat merupakan kewajiban bagi seorang muslim.
Dengan mengerjakan Sholat berarti seorang muslim juga telah mendirikan dan menjaga agama Allah SWT yaitu Islam.
Seperti diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda :
الصَّلاةُ عِمادُ الدِّينِ ، مَنْ أقَامَها فَقدْ أقَامَ الدِّينَ ، وَمنْ هَدمَها فَقَد هَدَمَ الدِّينَ

“Sholat Adalah Tiang Agama, barangsiapa yang menegakkannya, maka ia telah menegakkan agamanya dan barangsiapa yang merobohkannya, berarti ia telah merobohkan agamanya”.

BERITA MENARIK : INFORMASI MILITER


Dan sholat bagi seorang lelaki muslim akan lebih afdol bila dilaksanakan secara berjamaah di masjid, sholat berjamaah di masjid mempunyai kelebihan 27 kali lipat daripada sholat yang dilaksanakan sendirian di rumah.

Dengan Tekun dan Istiqomah insyaallah Sholat berjamaah selain untuk menunaikan ibadah dan kewajiban pada Allah juga akan dapat menjadi jalan bagi kita untuk hidup kaya dan berkecukupan.

2. Rajin Shalat Sunnah Dhuha

Sholat Dhuha sesuai dengan namanya adalah sholat sunnah yang dilaksanakan pada waktu Dhuha atau Waktu dimana matahari telah naik 7 hasta ( Kurang lebih 20 menit setelah matahari terbit hingga 15 menit sebelum sholat Dhuhur )

Sholat dhuha dapat dilaksanakan minimal 2 rakaat dan maksimal sesuai dengan kemampuan dan dilaksanakan sendiri tidak berjamaah.

Sholat sunnah ini mempunyai banyak manfaat diantaranya untuk dimudahkan dalam segala urusan dan dimudahkan rezekinya.

Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah “Rasulullah, kekasihku itu berwasiat padaku tiga hal: puasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat salat duha (setiap hari), dan salat witir sebelum tidur.”

3. Rajin Beristigfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ، وَأَتُوبُ إِلَيهِ

Aku memohon ampun kepada Allah yang tiadailah melainkan Dia, Yang Maha Hidup lagi senantiasamengurus makhluk-Nya. Dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Istighfar merupakan permohonan kepada Allah SWT agar ditutupi dan diampuni segala dosanya yang telah kita lakukan dan dibebaskan dari segala sangsi.

Dalam istigfar juga terkandung makna Agar Allah SWT melindungi kita dari perbuatan dosa yang telah lalu dan juga dilindungi dari perbuatan jahat yang akan datang.

Rajin – Rajin lah kita untuk beristigfar karena sesuai dengan janji Allah bahwa dengan memperbanyak mengingat Allah dan memohon maaf padanya maka kita akan selalu mendapat berkah dan rizki darinya.

Hal ini  sesuai dengan firman Allah :

“…istighfarlah kepada Rabb–mu lalu bertaubatlah kepada-Nya; niscaya Dia akan memberimu kenikmatan yangterus-menerus…” (QS. Hud: 3).



4. Rajin membaca Al-Quran.

Al – Quran  merupakan kitab suci agama Islam yang didalamnya berisi petunjuk dan pedoman serta perintah Allah SWT yang harus kita kerjakan, Ada beberapa Surat dalam Al quran yang mempunyai manfaat agar kita mendapat berkah dan rizki dari Allah SWT diantaranya yaitu Surat Al Waqiah dan Surat Arrahman.

 BACA JUGA ” SUNMA ” BLOG ORANG BERILMU


Surat Al-Waqiah adalah surat yang didalamnya berisi tentang bagaimana dan seperti apakah hari kiamat itu serta balsannya bagi umat manusia sesuai dengan perbuatannya. Surat Al Waqiah merupakan surat ke-56 dalam jus ke-27.

Surat Arrahman merupakan Suratt yang menekankan tentang betapa luas dan besarnya nikmat yang Allah SWT berikan pada kita. Kata Arrahman sendiri merupakan salah satu siafat Allah yang terdapat dalam Asmaul Husna yang berarti “ Maha Penyayang “

Bila kita ingin Hajat kita segera di ijabah oleh Allah SWT hendaknya kita rajin membaca Surat Al – Waqiah dan Arrahman.

Membaca Surat Al waqiah dan Arrahman dapat dilaksanakan setekah Sholat Fardlu/Wajib baik Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya’. Dengan Rajin membaca Surat al Waqiah dan Arrahman Insyaallah kita akan mendapatkan kemuliaan dan kemudahan serta diliimpahkan rezrki yang melimpah.


5. Rajin Bersedekah

Sedekah adalah perbuatan memberikan sebagian rezeki yang kita punya pada orang lain yang membutuhkan dengan tulus dan Ikhlas.

Agama Islam sangat menganjurkan sedekah karena selain dapat membantu orang lain yang sedang membutuhkan juga dapat mengahapus dosa dan melipat gandakan rezeki yang kita miliki.

Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT :

“Perumpamaan orang-orang yang mendermakan (shodaqoh) harta bendanya di jalan Allah, seperti (orang yang menanam) sebutir biji yang menumbuhkan tujuh untai dan tiap-tiap untai terdapat seratus biji dan Allah melipat gandakan (balasan) kepada orang yang dikehendaki, dan Allah Maha Luas (anugrah-Nya) lagi Maha Mengetahui“. (QS. Al-Baqoroh: 261)

Serta Sabda Nabi Muhammad SAW :

“Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“.(HR. At-Tirmidzi).


Manfaat Menjalankan 5 Amalan dan Ibadah menjadi Kaya.

Menjadi Orang kaya adalah hak setiap orang kaya dan hak setiap muslim di seluruh dunia, dengan menjadi kaya kita diharapkan akan dapat lebih mudah untuk melaksanakan ibadah dan segala perintah dari Allah SWT.

Dengan menjalankan Amalan – amalan dan ibadah seperti yang telah disampaikan diatas maka kita akan mendapat banyak manfaat lainnya selain rezeki yang melimpah.

Manfaat itu antara lain dimudahkan mendapat jalan keluar permasalahan, hati dan jiwa yang tenang karena kita secara tidak langsung akan selalu mengingat Allah SWT, terhindar dari segala macam mara bahata dan penyakit dan memiliki umur yang panjang karena selalu dalam keadaan sehat.

Kesimpulan 

Dari uraian diatas apabila kita cermat akan ada beberapa kesimpulan yang dapat kita tarik agar dapat menjadi orang kaya dengan cepat.

Yang pertama yaitu dengan menjalankan % Amalan sesuai dengan Perintah Allah SWT dan Anjuran Nabi Muhammad SAW yaitu :

  1.  Rajin Solat berjamaah. 
  2.  Rajin Sholat Dhuha
  3.  Rajin Membaca Al quran
  4.  Rajin Istighfar
  5.  Rajin Sedekah

Yang kedua melaksanakan ibadah kepada Allah SWT dengan Ikhlash dan seimbangantara perbuatan dunia dan akhirat, kita juga tidak boleh mendahulukan slah satunya karena keduanya merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisah – pisahkan.

Yang Ketiga atau kesimpulan terakhir dan mungkin paling mendasar adalah Rajin/ Istiqomah , Ibadah peling baik kita kerjakan secara istiqomah dan berkelanjutan, bukannya sekali melkasanakan dalam keadaan dan jumlah yang besar namun dikerjakan hanya sesekali.

Yah itulah tadi beberapa Amalan dan Ibadah yang dapat mendorong kita menjadi orang kaya. Apakah Kalian sudah siap mencobanya di kehidupan sehari – hari ?  Bila Ingin Kaya serta mendapat Ridha Allah SWT maka kita harus siap melaksanakannya.


Allahu A’lam Bisshowab

SUMBER : ISLAMIDINA


Categories
Ilmu Agama

Telah Lama Wafat, Jasad Sayyid Muhammad Alawy Al-Maliki Masih Utuh dan Wangi

Hai Sahabat Sunma … Blog ” Berbagi Ilmu ” , Kali ini kita akan berbagi kisah tentang keutamaan seorang Waliyullah yang mempunyai Kharomah dan keutamaan yang tidak dimiliki oleh manusia biasa.
Seperti dilansir oleh Islamidina , Kisah ini menceritakan tentang

Telah Lama Wafat, Jasad Sayyid Muhammad Alawy Al-Maliki Masih Utuh dan Wangi

Beliau adalah ulama’ besar ahlussunnah wal jamaah dari Makkah. Namanya Prof. Dr. Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki. Beliau adalah ulama yang bersanad dan menjadi panutan umat Islam sedunia. Beliau selalu mengamalkan maulid Nabi Muhammad SAW di Makkah. Beliau adalah ulama dari Makkah, makanya beliau selalu dituduh bid’ah dan syirik oleh kaum wahabi.

Jika beliau selalu mengamalkan bid’ah dan syirik seperti yang dituduhkan wahabi, kenapa jasad beliau tidak hancur dimakan tanah, dan setelah 5 tahun jasad Beliau mengeluarkan bau harum Gaharu, rambut dan kuku beliau tambah panjang.
Gambar mungkin berisi: 1 orang, janggut dan dekat
Kisah tentang jasad beliau pasca wafatnya ini sangat masyhur. Orang-orang wahabi yang tidak suka beliau akhirnya melakukan skenario untuk membongkar makam beliau agar diisi dengan jenazah yang baru. Mereka ingin menunjukkan bahwa ahli bid’ah kalau sudah di kuburan maka jasadnya akan hancur, tinggal tulang saja. Tahun pertama wafat beliau, skenario itu dimulai.

Apa yang terjadi? Jenazah Sayyid Muhammad Alawy masih utuh, persis seperti pertama dimakamkan. Dua tahun berikutnya, skenario itu dijalankan kembali. Hasilnya sama, jenazah utuh bahkan rambut dan kuku beliau terlihat tumbuh panjang.

BERITA MILITER TERBARU : REKRUTMEN TNI 2020

5 tahun kemudian, skenario ini masih dilanjutkan. Apa kemudian yang terjadi? Tetap saja. Malah jenazahnya tercium aroma wangi yang menyengat, melebihi wanginya kayu gahru yang terkenal itu.

Dari kejadian ini, justru banyak kaum wahabi yang akhirnya bertaubat, kembali kepada ahlussunnah wal jama’ah. Itulah salah satu karomah beliau setelah wafatnya.
Dalam kisah lain, saat beliau masih hidup, ada pembesar kerajaan Arab Saudi yang tidak suka dengan beliau. Akhirnya melakukan skenario untuk membunuh beliau. Maka, ditugaskankanlah seorang penyihir/ahli santet untuk menghabisi Sayyid Muhammad. Tentu saja, penyihir itu akan mendapatkan imbalan besar kalau sukses dengan misinya.

Semua persiapan sudah tersedia. Waktu baca mantra sudah ditentukan. Ternyata, si penyihir itu mendadak mengalami rasa kantuk yang sangat amat. Tertidur pulas akhirnya. Dalam tidurnya, penyihir itu bertemu dengan sosok bertubuh besar yang mengancam penyihir itu kalau berani melukai Sayyid Muhammad Alawy.

Dek! Rasa gemetar menghantui diri penyihir. Takut luar biasa. Mendadak bangun yang sungguh mengerikan dan menakutkan.

Akhirnya, datanglah penyihir itu kepada Sayyid Muhammad Alawy dan mengisahkan peristiwa yang dialami. Dengan penuh senyum, cerita itu didengarkan dengan seksama, tanpa ada wajah marah dan dendam sedikitpun. Sayyid Muhammad Alawy memaafkan dan mendoakan penyihir dan orang yang menyuruhnya itu agar dapat hidayah dari Allah SWT. Penyihir itu sangat bahagia, karena tidak dimarahi. Penyihir itu juga akhirnya bertaubat.

Kesimpulan

Bahwa bila seseorang dicintai dan diberkahi oleh Allah SWT maka akan banyak keutamaan yang aka diperoleh baik selama di Dunia Maupun di Akhirat.

Kisah  Sayyid Muhammad Alawy Al-Maliki ini hanya merupakan salah satu contoh keutamaan seorang ulama dan waliyullah diantara ribuan bahkan jutaan keutamaan lain yang ada di dunia ini

Semoga kita selalu mendapat berkah Allah SWT dan Mendapat Safaat Rosulullah SAW … Aamiin

Sumber : Islamadina.id




Categories
Ilmu Agama

Keutamaan Surat Al Kahfi

Pengertian Surat Al Kahfi

Surah Al-Kahf (bahasa Arab:الكهف, al-Kahf, “Gua”) disebut juga Ashabul Kahf adalah surah ke-18 dalam Al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Al-Kahf dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua. Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surah ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda (The Seven Sleepers) yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung pelajaran-pelajaran yang berguna untuk kehidupan manusia. Terdapat beberapa hadits Rasulullah SAW yang menyatakan keutamaan membaca surah ini. Merupakan yang dikitup dari wikipedia
Keutamaan Karomah Kisah Fadhillah Surat Al Kahfi
Dalam surat ini terdapat titik tengah Al-Qur’an yang membelah isi Al-Qur’an menjadi dua bagian.

Ulama Tentang Surat Al Kahfi

Dr. Muhammad Bakar Isma’il dalam Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menjelaskan bhawa membaca surat al kahfi merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca surat Al-Kahfi.

Dalam sudut pemanfaatan moment maka membaca surat Al-Kahfi inilah yang lebih utama dan lebih tepat dengan perintah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

BERITA MENARIK : ALUTSISTA TNI

Para imam mengatakan, sunah membaca surah al-Kahfi pada hari Jumat dan malamnya.

Ibnu Qudamah di dalam kitab al-Mughni berkata, “Disunahkan membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat.” Wallahu a’lam bish shawab.

Faedah lainnya surat Al-Kahfi yang sudah diterangkan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu untuk mencegah fitnah Dajjal.

Keutamaan Surat Al Kahfi


Yakni dengan membaca serta menghafal sebagian ayat dari surat Al-Kahfi.

Seorang ulama, Dr. Muhammad Bakar Ismail dalam Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menjelaskan bhawa membaca surat al kahfi merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca surat Al-Kahfi.

Dari keterangan di atas, jadi telah sepantasnya kita jadi orang muslim selalu untuk mengamalkannya, yakni membaca Surat Al-Kahfi pada Hari Jum’at.

Surat Al-Kahfi yang telah dijelaskan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah untuk menangkal fitnah Dajjal.

Kedua, dengan selalu istiqamah membaca surat al-Kahfi seseorang akan terhindar dari rasa gelisah. Surat Al-Kahfi merupakan salah satu surat Al-Quran Al-Karim yang mempunyai keagungan dan keutamaan dibanding beberapa surat yang lain.

Hingga Muraja’ah itu pun akhirnya membuatnya luput membaca Surat Al-Kahfi. Salah satu amal ibadah yang diistimewakan pelaksanaannya pada hari Jum’at yaitu dengan membaca surat Al-Kahfi. Berikut ini saya akan menyebutkan beberapa dalil dari para tokoh-tokoh islam yang menyebutkan perintah membaca surat Al-Kahfi beserta keutamaannya.

Beliau menamakan salah satu babnya dengan bab keutamaan surah Al-Kahfi dan ayat Kursi.

“Barang siapa yang hafal sepuluh ayat pertama surat Al-Kahfi, akan dijaga dari dajjal.” (HR Muslim).

Doa Ashhabul Kahfi ini, menjadi salah satu sebab Allah merahmati Ashahbul Kahfi, dan Allah menidurkan mereka di gua itu sampai 309 tahun (ayat ke-25 surat al-Kahfi), sampai dibangunkan Allah kemudian dengan penuh keheranan.

Pada banyak akun dakwah kamu juga pasti akan mendapati mereka memasifkan untuk membaca surat al-kahfi di hari Jum’at.

Ditemukan anjuran membaca selain Surat al-Kahfi dalam beberapa hadits, meski kualitas sanadnya tidak sebaik anjuran membaca Surat al-Kahfi.

Baca selengkapnya dalil tentang sunnah membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat di sini. Barang siapa membaca surah al-Kahfi, baik di awal, akhir, atau bagian mana saja maka Allah akan menjaganya dari fitnah dajal. Beliau menamakan salah satu babnya dengan bab keutamaan surah al-Kahfi dan ayat Kursi.

Kisah Ashabul Kahfi

Dr. Muhammad Bakar Isma’il dalam Al-Fiqh al Wadhih min al Kitab wa al Sunnah menyebutkan bahwa diantara amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam dan hari Jum’at adalah membaca surat Al-Kahfi.

Jumlah ayat pada surat Al-Kahfi adalah sebanyak 110 aya.
“Barang siapa yang hafal sepuluh ayat pertama surat al-Kahfi, akan dijaga dari dajal.” (HR Muslim). Surat Al-Kahfi sendiri merupakan surah ke-18 di Alquran dan terdiri dari 110 ayat. Imam al-Nasa’i meriwayatkannya dari Tsauban, dari Rasululllah Saw, “Barang siapa yang membaca sepuluh ayat terakhir surah Al-Kahfi maka hal tersebut akan menjaganya dari dajjal.” (HR Muslim).

betapa banyak fadhilah yg kita dapatkan setelah mengamalkan surat Al-Kahfi ini selain mendapat ganjaran pahala dari setiap huruf Al-Qur’an yg kita baca kita pun akan mendapatkan fadhilah sesuai keterangan hadits diatas .

 betapa banyak fadhilah yg kita dapatkan setelah mengamalkan surat Al-Kahfi ini selain mendapat ganjaran pahala dari setiap huruf Al-Qur’an yg kita baca kita pun akan mendapatkan fadhilah sesuai keterangan hadits diatas .

Mayoritas ulama mengatakan, surat Al-Kahfi Allah turunkan sebelum hijrah. Imam al-Nasa’i meriwayatkannya dari Tsauban, dari Rasululllah, “Barang siapa yang membaca sepuluh ayat terakhir surah al-Kahfi maka hal tersebut akan menjaganya dari dajal.” (HR Muslim). “Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat dari permulaan surat al-Kahfi, maka ia dilindungi dari Dajjal.”

JANGAN LEWATKAN : ILMU MILITER

 Yakni dari huru-haranya. Surat Al-Kahfi sendiri merupakan surat ke-18 di Alquran dan terdiri dari 110 ayat. Landasan dari disunnahkannya surat Al-Kahfi untuk dibacakan di hari Jum’at terdapat pada hadist Nabi SAW. (Pada Malam Jumat, Lebih Utama Membaca Surah Yasin atau Al-Kahfi?)Surah-surah ini jika tidak memungkinkan dibaca pada malam Jumat, maka dianjurkan untuk dibaca keesokan harinya atau pada hari Jumat.

Tentu selain surah al-Dukhan, masih terdapat beberapa surah lagi yang sangat dianjurkan untuk dibaca pada malam Jumat, termasuk surah Yasin, surah al-Kahfi, al-Baqarah, Ali Imran, dan surah Hud. Barangsiapa yang menjaga sepuluh ayat dari permulaan surah al-Kahfi (ayat 1-10), maka ia akan dijaga dari godaan Dajjal. Para imam mengatakan, sunah membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat dan malamnya.

Dan, doa ayat ke-10 dari surat al-Kahfi ini bisa menjadi salah satu perisai untuk mengetuk rahmat Allah. Tersebut sebagian Faedah serta Keutamaan Hari Jum’at Membaca Surat Al-Kahfi yang bisa kami berbagi seperti diambil dari situs Voa Islam.
Sumber : Islamadina

Categories
Ilmu Agama Ilmu umum

Amalan – Amalan di sepuluh hari terakhir bulan Rmadhan


Malam Lailatul Qadar ( sumber : Tribun Jogja )


Halo … Halooo … Pengumunan bulan suci ramadhan telah memasuki hari ke 10 terakhir, Ini berarti sebentar lagi kita akan memperoleh kemenangan dan jiwa kembali menjadi suci layaknya anak bayi.

Namun sebelum memasuki 1Syawal dan merayakan kemenangan, tahukah anda bahwa 10 hari terakhir merupakan hari yang istimewa. Mengapa ?

Karena kemungkinan besar turunnya Malam yang lebih baik dari 1000 bulan yaitu Malam lailatul Qodar akan terjadi di 10 hari terakhir bulan ramadhan khususnya di malam Ganjil.

Namun tidak semua manusia beruntung dapat menemui malam lailatul Qodar, karena hanya orang yang terpilih dan telah melaksanakan ibadah di bulan ramadhan dengan tulus dan ikhlaslah yang menerima keberkahan malam yang diriwayatkan lebih baik dari 1000 malam. 

Wallahu a’lam bish – shawabi

Namun sebagi umat islam yang bertaqwa kita dianjurkan untuk selalu berusaha agar mendapat keberkahan malam lailatul qadar.
Untuk itu kali ini karena mimin juga ingin mendapatkan keberkahan malam lailatul qodar, maka tidak ada salahnya bila turut berbagi pengetahuan tentang :

Amalan – Amalan di sepuluh hari terakhir bulan Rmadhan


Berikut beberapa tips dan amalam yang dapat kita kerjakan dalam 10 hari terakhir bulan ramadhan yang dapat kita lakukan agar dapat keberkahan malam lailatul qodar yang diambil dari beberapa sumber :



1.          Shalat Sunnah Tahajjud. Shalat Sunnah tahajjud merupakan sholat yang dikerjakan pada tengah malam atau sepertiga malam terakhir setelah terjaga dari tidur. 

Shalat sunnah Tahajjud merupakan Sholat sunnah muakkad ( Sholat yang dibenarkan oleh Syara’ )
Shalat Sunnah tahajjud dilakukan setelah terjaga dari tidur dengan jumlah rokaat paling sedikit 2 rokaat dan paling banyak tanpa batas.
Sholat tahajjud merupakan sholat sunnah paling utama , dimana didalamnya ada terletak banyak manfaat dan kelebihan salah satunya adalah doa yang kita panjatkan akan diijabah oleh Allah SWT … Wallahu a’lam bish – shawabi.


2.         Membaca Alquran. Alquran merupakan Kalam Iahi yang bila kita membacanya dengan tulus dan ikhlas akan dijanjikan oleh Allah SWT beberapa keutamaan.
Memperbanyak Tadarrus dan membaca Alquran terutama di sepertiga malam terakhir di akhir romadhan ini akan mendapatkan pahala yang berlipat Ganda.
Dan bila kita dapat meresapi segala makna yang telah kita baca maka kita akan dapat lebih Khusu’ Beribadah sehingga peluang untuk mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qodar akan jauh lebih besar.


3.         Memperbanyak Dzikir. Dzikir adalah suatu ibadah dengan selalu mengingat Allah SWT.
Kita dapat Berdzikir dengan menyebut dan memuji nama Allah dan sepertidiriwayatkan bahwa Dzikir paling utama adalah : “ Laa Ilaaha Illallaah “

Dengan memperbanyak Dzikir kita kan merasa dekat dengan Allah Swt.



 4.        I’tikaf. Adalah berhenti atau berdiam diri di dalam Masjid dengan syarat – syarat tertentu semata mata berniat ibadah untuk Allah SWT.
I’tikaf merupakan ibadah sunnah atau tidak wajib, namun dalam beberapa riwayat disampaikan bahwa I’tikaf merupakan ibadah yang diutamakan terutama dalam 10 hari terakhir Ramadhan.
Bahkan Rosulullah SAW diriwayatkan selalu melaksanakan I,tikaf pada 1o hari terakhir bulan Ramadhan.
Dan ketika kondisi kesehatan beliau tidak memungkinkan melaksanakan pada 10 hari terakhir ramadhan maka beliau menggantinya pada 10 hari pertama bulan Syawal seperti dilansir oleh Tribunnews
Hal tersebut membuktikan betapa utamanya ibadah I’tikaf terkhusus pada 10 hari terakhir bulan ramadhan.



5.         Memperbanyak membaca Istigfhar dan bertaubat . Istigffar adalah tindakan meminta maaf atau memohon ampunan kepada Allah Swt.
Dan karena manusia merupakan tempatnya salah dan Dosa maka para ulama menganjurkan untuk selalu membaca Istighfar agar terbebas dari segala kutukannya.

KESIMPULAN

Malam Lailatul Qodar merupakam malam paling mulia bahkan disetarakan lebih baik dari 1000 bulan.

Malam Lailatul Qodar hanya terjadi sekali dalam setahun dimana Allah berjanji mendatangkannya pada pada manusia pada salah satu malam di Bulan Ramadhan.

Untuk mendapatkan Keberkahan Malam lailatul Qodar diperlukan usaha lebih dalam beribadah dibandingkan hari hari sebebelumnya.

5 Cara agar kita mendapatkan keberkahan Malam Lailatul qodar di Bulan Ramadhan adalah :

1.         Shalat Sunnah Tahajjud.
2.         Membaca Alquran.
3.         Memperbanyak Dzikir.
4.         I’tikaf.
5.         Memperbanyak membaca Istigfhar dan bertaubat.

Demikian 5 Tips / 5 AMALAN AGAR MENDAPATKAN MALAM LAILATUL QODAR. Semoga berguna dan kita semua mendapat keberkahan Allah SWT melalui Malam Lailatul Qodar.

 Sumber : Sunma Blog Berbagi Ilmu


Categories
Ilmu Agama Ilmu Bahasa Arab Ilmu umum

Doa doa di bulan Ramadhan Kareem



Hai Sahabat BLOG ORANG BERILMU

Bagaimana puasanya , tetap berpuasa kan. Semoga keberkahan romadhan selalu bersama kita semua.

Bulan Romadhan adalan bulan penuh berkah yang dimana didalamnya dijanjikan berbagai kemuliaan termasuk diijabahnya doa kita oleh ALLAH SWT … Aamiin

Untuk itu kurang rasanya bila kita melewatkan bulan yang mulia ini tanpa berdoa, berikut doa doa yang dapat kita amalkan selama bulan romadhan seperti dilansir Blog Orang IT

Keterangan : Doa ini diambil dari hadits riwayat Al-Baihaqi dan Thabrani. Doa ini menyambut Ramadhan yang kedua ini lebih populer, namun menurut Al-Albani hadits tersebut dhaif. 

Keterangan : Doa ini diambil dari hadits riwayat Al-Baihaqi dan Thabrani. Doa ini menyambut Ramadhan yang kedua ini lebih populer, namun menurut Al-Albani hadits tersebut dhaif. 

DOA HARI KE-1 


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِي فِيْهِ صِيَامَ الصَّائِمِيْنَ، وَقِيَامِي فِيْهِ قِيَامَ الْقَائِمِيْنَ، وَنَبِّهْنِي فِيْهِ عَنْ نَوْمَةِ الْغَافِلِيْنَ، وَهَبْ لِي جُرْمِي فِيْهِ يَا اِلَهَ الْعَالَمِيْنَ، وَاعْفُ عَنِّي يَا عَافِياً عَنْ الْمُجْرِمِيْنَ

Allâhummaj’al shiyâmî fîhi shiyâmash shâimîn, wa qiyâmî fîhi qiyâmal qâimîn, wa nabbihnî fîhi ‘an nawmatil ghâfilîn, wa hablî jurmî fîhi yâ Ilâhal ‘âlamîn, wa’fu ‘annî yâ ‘âfiyan ‘anil mujrimîn. “

Ya Allah, jadikan puasaku di bulan ini sebagai puasa orang-orang yang berpuasa sebenarnya, shalat malamku di dalamnya sebagai orang yang shalat malam sebenarnya, bangunkan daku di dalamnya dari tidurnya orang-orang yang lalai. Bebaskan aku dari dosa-dosaku wahai Tuhan semesta alam. Maafkan aku wahai Yang Memberi ampunan kepada orang-orang yang berbuat dosa. 

DOA HARI KE-2 


اَللَّهُمَ قَرّ ِ بْنِيْ فِيْهِ اِلَى مَرْضَاتِكَ وَجَنَّبْنِي فِيْهِ مِنْ سَخَطِكَ وَنَقِمَاتِكَ وَوَفِّقْنِي فِيْهِ لِقِرآئَةِ اَيَاتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
“Allâhumma qarribnî fîhi ilâ mardhâtika, wa jannibnî fîhi minsakhatika wa naqimâtika, wa waffiqnî fîhi liqirâati âyâtika birahmatika yâ Arhamar râhimîn “

Ya Allah, dekatkan daku di bulan ini kepada keridhaan-Mu. Jauhkan daku di dalamnya dari kemurkaan dan kebencian-Mu, serta bimbinglah daku untuk membaca ayat-ayat-Mu dengan rahmat-Mu wahai yang Paling Pengasih dari semua yang mengasihi. 

DOA HARI KE-3 


اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ الذِّهْنِ وَالتَّنْبِيْهِ وَبَاعِدْنِيْ فِيْهِ مِنَ السَّفَاهَةِ وَالتَمْوِيْهِ وَاجْعَلْ لِي نَصِيْبًا مِنْ كُلِ خَيْرٍتُنْزِلُ فِيْهِ بِجُوْدِكَ يَا اَجْوَدَ ْالآجْوَدِيْنَ

Allâhummarzuqnî fîhidz dzihna wattanbîh, wa bâ’idnî fîhi minas safâhati wattamwîh, waj’allî nashîban min kulli khyarin tunzilu fîhi, bijûdika yâ Ajwadal ajwadîn. “

Ya Allah, karuniakan kepadaku di dalamnya pengetahuan dan kesadaran, jauhkan daku di dalamnya dari kebodohan dan kepalsuan, dan berikan kepadaku bagian dari setiap kebaikan yang diturunkan di 
dalamnya dengan kedermawanan-Mu wahai Yang Maha Dermawan semua yang dermawan 

DOA HARI KE-4 

اَللَّهُمَّ قَوِّنِيْ فِيْهِ عَلَى إِقَامَةِ أَمْرِكَ وَ أَذِقْنِيْ فِيْهِ حَلاَوَةَ ذِكْرِكَ وَ أَوْزِعْنِيْ فِيْهِ لأدَاءِ شُكْرِكَ بِكَرَمِكَ وَاحْفَظْنِيْ فِيْهِ بِحِفْظِكَ وَ سِتْرِكَ يَا أَبْصَرَ النَّاظِرِيْنَ

Allâhumma qawwinî fîhi ‘alâ iqâmati amrika, wa adziqnî fîhi halâwata dzikrika, wa awzi’nî fîhi liadâi syukrika bikaramika, wahfazhnî fîhi bihifzhika wa satrika, yâ Absharan nâzhirîn. “

Ya Allah, berilah daku kekuatan untuk melaksanakan perintah-Mu di dalamnya. Berikan kepadaku di dalamnya kelezatan berzikir kepada-Mu. Bantulah aku di dalamnya untuk bersyukur kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Lindungilah daku di dalamnya dengan penjagaan-Mu dan perlindungan-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi. 

DOA HARI KE-5 


اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ الْقَانِتِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allâhummaj’alnî fîhi minal mustaghfirîn, waj’alnî fîhi min ‘ibâdikash shâlihînal qânitîn, waj’alnî fîhi min awliyâikal muqarrabîn, bira’fatika yâ Arhamar râhimîn. “

Ya Allah, jadikan daku di dalamnya tergolong kepada orang-orang yang memohon pengampunan, jadikan daku di dalamnya tergolong kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh dan taat, dan jadikan daku di dalamnya tergolong kepada para kekasih-Mu yang didekatkan kepada-Mu dengan kasih sayang-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi. 

DOA HARI KE-6 



اَللَّهُمَّ لاَ تَخْذُلْنِيْ فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ وَ لاَ تَضْرِبْنِيْ بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ وَ زَحْزِحْنِيْ فِيْهِ مِنْ مُوْجِبَاتِ سَخَطِكَ بِمَنِّكَ وَ أَيَادِيْكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِيْنَ
Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita’arrudhi ma’shiyatika wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimatika wa zahzihnî fîhi min mûjibâti sakhatika bimannika wa ayâdîka yâ muntahâ raghbatirrâghibîn

Artinya : Ya Allah! Janganlah Engkau hinakan aku di bulan ini karena perbuatan maksiatku terhadap-MU, dan janganlah Engkau cambuk aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan kelembutan dan ketinggian rahmat-Mu, Wahai pegangan terakhir orang-orang yang berkeinginan

 DOA HARI KE-7


اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ فِيْهِ عَلَى صِيَامِهِ وَ قِيَامِهِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَ آثَامِهِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ ذِكْرَكَ بِدَوَامِهِ بِتَوْفِيْقِكَ يَا هَادِيَ الْمُضِلِّيْنَ

Allâhumma a’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi, wajadzdzibnî fîhi min hafawâtihi wa âtsâmhi, warzuqnî fîhi dzikraka bidawâmihi, wa bitawfîqika yâ Hâdil mudhillîn. 

Ya Allah, tolonglah aku di dalamnya untuk melaksanakan puasa dan shalat malam, jauhkan daku di dalamnya dari dosa dan kesalahan, anugerahkan padaku di dalamnya untuk selalu berzikir pada-Mu dengan bimbingan-Mu wahai Pembimbing orang-orang yang tersesat. 
 
BACA JUGA : Doa Mengusir Jin Ifrit


DOA HARI KE-8 

للَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ رَحْمَةَ الأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلاَمِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الآمِلِيْنَ

Allâhummarzuqnî fîhi rahmatal aytâm wa it’âmitha’âm wa ifsyâis salâm wa suhbatil kirâm bithawlika yâ malja-al âmilîn

Artinya : Ya Allah, anugrahilah kepada kami rasa sayang terhadap anak-anak yatim dan suka memberi makan (orang miskin) serta menyebarkan kedamaian dan bergaul dengan orang-orang mulia dengan kemurahanmu wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap


DOA HARI KE-9


اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ نَصِيْبًا مِنْ رَحْمَتِكَ الْوَاسِعَةِ وَ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِبَرَاهِيْنِكَ السَّاطِعَةِ وَ خُذْ بِنَاصِيَتِيْ إِلَى مَرْضَاتِكَ الْجَامِعَةِ بِمَحَبَّتِكَ يَا أَمَلَ الْمُشْتَاقِيْنَ
Allâhummaj’allî fîhi nashîban min rahmatikal wâsi’ah wahdinî fîhi libarâhînikas sâthi’ah wa khudz binâshiyatî ilâ mardhâtikal jâmi’ah bimahabbatika yâ amalal musytâqîn

Artinya : Ya Allah! Anugerahilah untukku sebagian dari rahmat-MU yang luas, dan berikanlah aku petunjuk kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada keridhaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang merindu

DOA HARI KE-10


اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُتَوَكِّلِيْنَ عَلَيْكَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْفَائِزِيْنَ لَدَيْكَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ إِلَيْكَ بِإِحْسَانِكَ يَا غَايَةَ الطَّالِبِيْنَ

Allâhummaj ‘alnî fîhi minal mutawakkilîn ‘alaika waj’alnî fîhi minal fâizîn ladaika waj’alnî fîhi minal muqarrabîn ilaika biiîhsânika yâ ghâyatat thâlibîn

Artinya : Ya Allah! Mohon jadikanlah aku diantara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku diantara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku diantara orang-orang yang dekat kepada-MU, dengan kebaikan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon

DOA HARI KE-11


اَللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيَّ فِيْهِ الْإِحْسَانَ وَ كَرِّهْ إِلَيَّ فِيْهِ الْفُسُوْقَ وَ الْعِصْيَانَ وَ حَرِّمْ عَلَيَّ فِيْهِ السَّخَطَ وَ النِّيْرَانَ بِعَوْنِكَ يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ

Allâhumma habbib ilayya fîhil ihsan wa karrih fîhil fusûq wal ‘isyân wa harrim ‘alayya fîhis sakhatha wannîrân bi’aunika yâ ghiyâtsal mustaghîtsîn

Artinya : Ya Allah! Mohon tanamkanlah ke dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah ke dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Mohon jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan

DOA HARI KE-12

اَللَّهُمَّ زَيِّنِّيْ فِيْهِ بِالسِّتْرِ وَ الْعَفَافِ وَ اسْتُرْنِيْ فِيْهِ بِلِبَاسِ الْقُنُوْعِ وَ الْكَفَافِ وَ احْمِلْنِيْ فِيْهِ عَلَى الْعَدْلِ وَالإِنْصَافِ وَ آمِنِّيْ فِيْهِ مِنْ كُلِّ مَا أَخَافُ بِعِصْمَتِكَ يَا عِصْمَةَ الْخَائِفِيْنَ

Allâhumma zayyinî fîhi bissitri wal ‘afâf wasturnî fîhi bilibâsil qunû’i wal kafâf wahmilnî fîhi ‘alal ‘adli wal inshâf wa Wa âminnî fîhi min kulli mâ akhâfu bi’ismatika ya ‘ismatal khâifîn

Artinya : Ya Allah, mohon hiasilah aku di bulan ini dengan penutup aib dan kesucian. Tutupilah diriku dengan pakaian kecukupan dan kerelaan diri. Tuntunlah aku untuk senantiasa bersikap adil dan taat. Selamatkanlah aku dari segala sesuatu yang aku takuti. Dengan Perlindungan-MU, Wahai tempat bernaung bagi mereka yang ketakutan.

DOA HARI KE-13

اَللَّهُمَّ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الدَّنَسِ وَ الْأَقْذَارِ وَ صَبِّرْنِيْ فِيْهِ عَلَى كَائِنَاتِ الْأَقْدَارِ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِلتُّقَى وَ صُحْبَةِ الأَبْرَارِ بِعَوْنِكَ يَا قُرَّةَ عَيْنِ الْمَسَاكِيْنِ

Allâhumma thahhirnî fîhi minaddanasi wal aqdzâr wa sabbirnî fîhi ‘ala kâinâtil aqdâri wawaffiqnî fîhi littuqâ wa suhbatil abrâr bi’aunika yâ qurrata ‘ainil masâkîn

Artinya : Ya Allah! Mohon sucikanlah diri kami di bulan ini dari segala nista dan perbuatan keji. Berilah aku kesabaran atas apa yang telah Engkau tetapkan. Anugerahkan kepada kami ketakwaan dan persahabatan dengan orang-orang yang baik dengan pertolongan-MU, Wahai cahaya hati orang-orang yang miskin

DOA HARI KE-14

اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ فِيْهِ بِالْعَثَرَاتِ وَ أَقِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْخَطَايَا وَ الْهَفَوَاتِ وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ فِيْهِ غَرَضًا لِلْبَلايَا وَ الآفَاتِ بِعِزَّتِكَ يَا عِزَّ الْمُسْلِمِيْنَ

Artinya : Ya Allah! Mohon Janganlah ENGKAU tuntut dari kami di bulan ini semua kesalahan yang aku lakukan. Hapuskan seluruh kesalahan dan kebodohanku. Hindarkan aku dari bencana dan malapetaka. Demi kemuliaan-MU, Wahai sandaran Kemulian kaum Muslimin

DOA HARI KE-15

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِيْنَ وَ اشْرَحْ فِيْهِ صَدْرِيْ بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِيْنَ بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِيْنَ

Allâhummar zuqnî fîhi thâ’atal khâsyi’în wasyrah fîhi shadrî bi inâbatil mukhbitîn biamânika yâ amânal khâifîn

Artinya : Ya Allah, Mohon anugrahkan padaku di bulan ini dengan ketaatan orang-orang yang khusyu serta lapangkanlah dadaku dan dengan taubat orang-orang yang rendah diri. Dengan kekuatan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang ketakutan

DOA HARI KE-16

َللَّهُمَّ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوَافَقَةِ الْأَبْرَارِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مُرَافَقَةَ الْأَشْرَارِ وَ آوِنِيْ فِيْهِ بِرَحْمَتِكَ إِلَى

 (فِيْ ) دَارِ الْقَرَارِ بِإِلَهِيَّتِكَ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ
Allâhumma waffiqnî fîhi limuwâfaqatil abrâr wa jannibnî fîhi murafaqatal asyrâr wa âwinî fîhi birahmatika ilâ dâril qarâri bîlâhiyyatika yâ ilâhal ‘âlamîn

Artinya : Ya Allah, anugrahilah kepadaku di bulan ini agar supaya bisa bergaul dengan orang-orang baik, dan jauhkanlah aku dari bergaul dengan orang-orang jahat. Berilah aku perlindungan di bulan ini dengan rahmat-Mu sampai ke alam Akhirat. Demi keesaan-Mu wahai Tuhan semesta Alam



DOA HARI KE-17

اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِصَالِحِ الأَعْمَالِ وَ اقْضِ لِيْ فِيْهِ الْحَوَائِجَ وَ الآمَالَ يَا مَنْ لاَ يَحْتَاجُ إِلَى التَّفْسِيْرِ وَ السُّؤَالِ يَا عَالِمًا بِمَا فِيْ صُدُوْرِ الْعَالَمِيْنَ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ

Allâhummah dinî fîhi lishâlihil a’mâli waqdhi lî fîhil hawâija wal âmâla yâ man lâ yahtâju ilat tafsîr was suâli yâ ‘âliman bimâ fî shudûril ‘âlamîn shalli ‘alâ muhammadin wa âlihith thâhirîn

Artinya : Ya Allah anugrahilah aku di bulan ini untuk bisa berperilaku yang baik dan kabulkanlah semua hajat dan keinginanku. Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha mengetahui apa yang ada di dalam alam ini. Anugrahilah shalawat dan salam bagi Muhammad dan keluarganya yang suci

DOA HARI KE-18

اَللَّهُمَّ نَبِّهْنِيْ فِيْهِ لِبَرَكَاتِ أَسْحَارِهِ وَ نَوِّرْ فِيْهِ قَلْبِيْ بِضِيَاءِ أَنْوَارِهِ وَ خُذْ بِكُلِّ أَعْضَائِيْ إِلَى اتِّبَاعِ آثَارِهِ بِنُوْرِكَ يَا مُنَوِّرَ قُلُوْبِ الْعَارِفِيْنَ

Allâhumma nabbihnî fîhi libarakâti ashârihi wa nawwir fîhi qalbî bidhiyâi anwârihi wa khudz bikulli a’dhâî ilat tibâ’I âtsârihi binûrika yâ munawwiral qulûbi

Artinya :”Ya Allah sadarkanlah aku untuk mengetahui berkat yang ada pada waktu sahur. Terangilah hati-ku dengan cahaya-Mu yang lembut. Jadikanlah seluruh anggota badanku dapat mengikuti cahaya itu. Wahai Penerang hati sanubari

DOA HARI KE-19

اَللَّهُمَّ وَفِّرْ فِيْهِ حَظِّيْ مِنْ بَرَكَاتِهِ وَ سَهِّلْ سَبِيْلِيْ إِلَى خَيْرَاتِهِ وَ لاَ تَحْرِمْنِيْ قَبُوْلَ حَسَنَاتِهِ يَا هَادِيًا إِلَى الْحَقِّ الْمُبِيْنِ

Allâhumma waffir hadzdzî min barakâtihi wa sahhil sabîlî ilâ khayrâtihi walâ tahrimnî qabûla hasanâtihi yâ hâdiyan ilal haqqil mubîna

Artinya :”Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih bisa menikmati berkat-berkat-Mu dan mudahkanlah jalan-ku untuk mendapat kebaikan-kebaikannya. Jangan Engkau haramkan aku untuk menerima kebaikan-kebaikannya. Wahai Pemberi Petunjuk kepada jalan yang terang

DOA HARI KE-20

اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ فِيْهِ أَبْوَابَ الْجِنَانِ وَ أَغْلِقْ عَنِّيْ فِيْهِ أَبْوَابَ النِّيْرَانِ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِتِلاَوَةِ الْقُرْآنِ يَا مُنْزِلَ السَّكِيْنَةِ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Allâhummaftah lî fîhi abwâbal jinâni wa agliq ‘annî fîhi abwâban nîrân wa waffiqnî litilâwatil qur’âni yâ munzilas sakînata fî qulûbil mu’minîn

Artinya : Ya Allah, bukakanlah bagiku di bulan ini pintu-pintu menuju surga dan tutupkan bagiku pintu-pintu neraka. Berikanlah kemampuan padaku untuk menelaah Al qur’an di bulan ini. Wahai yang menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin

DOA HARI KE-21

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِيْ فِيْهِ إِلَى مَرْضَاتِكَ دَلِيْلاً وَ لاَ تَجْعَلْ لِلشَّيْطَانِ فِيْهِ عَلَيَّ سَبِيْلاً وَ اجْعَلِ الْجَنَّةَ لِيْ مَنْزِلاً وَ مَقِيْلاً يَا قَاضِيَ حَوَائِجِ الطَّالِبِيْنَ

Allâhummaj ‘al lî fîhi ilâ mardhâtika dalîlan wa lâ taj’al lisysyaithâni fîhi ‘alayya sabîlan waj’alil jannata lî manzilan wa maqîlan yâ qâdhiya hawâijal muhtâjîn

Artinya :Ya Allah, tuntunlah aku di bulan yang mulia ini untuk mendapat keridhaan-Mu, Dan janganlah adakan celah bagi syetan untuk menggodaku. Jadikan surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku. Wahai yang memenuhi hajat orang-orang yang meminta

DOA HARI KE-22

اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ فِيْهِ أَبْوَابَ فَضْلِكَ وَ أَنْزِلْ عَلَيَّ فِيْهِ بَرَكَاتِكَ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوْجِبَاتِ مَرْضَاتِكَ وَ أَسْكِنِّيْ فِيْهِ بُحْبُوْحَاتِ جَنَّاتِكَ يَا مُجِيْبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّيْنَ

Allâhummaftah lî abwâba fadhlika wa anzil ‘alayya fîhi barakâtika wa waffiqnî fîhi limûjibâti mardhâtika wa askinnî fîhi buhbûhâti jannâtika yâ mujîba da’watil mudhtharrîn

Artinya : ”Ya Allah bukakanlah lebar –lebar pintu karunia-Mu di bulan ini dan curahkan berkah-berkah-Mu Tempatkan aku di tempat yang membuat-Mu ridho padaku. Tempatkan aku di dalam Surga-Mu. Wahai Yang Maha menjawab doa orang yang dalam kesempitan

DOA HARI KE-23

اَللَّهُمَّ اغْسِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الذُّنُوْبِ وَ طَهِّرْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُيُوْبِ وَ امْتَحِنْ قَلْبِيْ فِيْهِ بِتَقْوَى الْقُلُوْبِ يَا مُقِيْلَ عَثَرَاتِ الْمُذْنِبِيْنَ

Allâhummaghsilnî fîhi minadzdzunûbi wa thahhirnî fîhi minal ‘uyûbi wamtahin qalbî bitaqwal qulûbi yâ muqîla ‘atsarâtil mudznibîna

Artinya :”Ya Allah, sucikanlah aku dari dosa-dosa dan bersihkanlah diriku dari segala aib/ kejelekan.Tanamkanlah ketakwaan di dalam hatiku. Wahai Penghapus kesalahan orang-orang yang berdosa



DOA HARI KE-24

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ فِيْهِ مَا يُرْضِيْكَ وَ أَعُوْذُ بِكَ مِمَّا يُؤْذِيْكَ وَ أَسْأَلُكَ التَّوْفِيْقَ فِيْهِ لأَنْ أُطِيْعَكَ وَ لاَ أَعْصِيَكَ يَا جَوَّادَ السَّائِلِيْنَ

Allâhumma innî asaluka fîhi mâ yurdhîka wa a’ûdzu bika mimmâ yu’dzîka wa asalukat taufîqa fîhi lian utî’aka wa lâ a’shîka yâ ajwadas sâilîn

Artinya :”Ya Allah aku memohon pada-Mu di bulan yang suci ini dengan segala sesuatu yang medatangkan keridhaan-Mu, dan aku berlindung dengan-Mu dari hal-hal yang mendatangkan kemarahan-MU, dan aku memohon kepada-MU kemampuan untuk mentaati-MU serta menghindari kemaksiatan terhadap-MU, Wahai Pemberi para peminta

DOA HARI KE-25

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مُحِبًّا لِأَوْلِيَائِكَ وَ مُعَادِيًا لأَعْدَائِكَ مُسْتَنّا بِسُنَّةِ خَاتَمِ أَنْبِيَائِكَ يَا عَاصِمَ قُلُوْبِ النَّبِيِّيْنَ

Allâhummaj’alnî fîhi muhibban li awliyâika wa mu’âdiyan lia’dâika mustanan bisunnati khâtami anbiyâika yâ ‘âsima qulûbinnabiyyîn 

Artinya :”Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih mencintai para wali-Mu dan memusuhi musuh-musuh-Mu. Jadikanlah aku pengikut sunnah Nabi penutup-Mu. Wahai yang menjaga hati para nabi



DOA HARI KE-26

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِيْ فِيْهِ مَشْكُوْرًا وَ ذَنْبِيْ فِيْهِ مَغْفُوْرًا وَ عَمَلِيْ فِيْهِ مَقْبُوْلاً وَ عَيْبِيْ فِيْهِ مَسْتُوْرًا يَا أَسْمَعَ السَّامِعِيْنَ

Allâhummaj’al sa’yî fîhi masykûran wa dzanbî fîhi maghfûran wa ‘amalî fîhi maqbûlan wa ‘aybî fîhi mastûran yâ asma’as sâmi’îna

Artinya :”Ya Allah, jadikanlah setiap lampah usahaku di bulan ini sebagai ungkapan rasa syukur dan dosa-dosaku terampuni, amal-amalku diterima dan seluruh aib kejelekanku ditutupi. Wahai Yang Maha mendengar dari semua yang mendengar

DOA HARI KE-27

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَ صَيِّرْ أُمُوْرِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ وَ اقْبَلْ مَعَاذِيْرِيْ وَ حُطَّ عَنِّيَ الذَّنْبَ وَ الْوِزْرَ يَا رَؤُوْفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ

Allâhummarzuqnî fîhi fadhla laylatil qadri wa shayyir umûrî fîhi minal ‘usri ilal yusri waqbal ma’âdzîrî wa huththa ‘anniyadz dzanba wal wizra yâ ra`ûfan bi’ibâdihîsh shâlihîn

Artinya :”Ya Allah, berkahilah aku di bulan ini dengan mendapatkan lailatul qadr. Ubah arah hidupku dari hidup yang susah menjadi mudah. Terimalah segala permohonan maafku dan hapuskan dosa-dosa dan kesalahanku. Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba-Nya yang saleh

DOA HARI KE-28

اَللَّهُمَّ وَفِّرْ حَظِّيْ فِيْهِ مِنَ النَّوَافِلِ وَ أَكْرِمْنِيْ فِيْهِ بِإِحْضَارِ الْمَسَائِلِ وَ قَرِّبْ فِيْهِ وَسِيْلَتِيْ إِلَيْكَ مِنْ بَيْنِ الْوَسَائِلِ يَا مَنْ لاَ يَشْغَلُهُ إِلْحَاحُ الْمُلِحِّيْنَ

Allâhumma waffir hadzdzî minan nawâfili wa akrimnî fîhi bîhdhâril masâili wa qarrib fîhi wasîlatî ilayka min baynil wasâili yâ man lâ yasyghaluhu ilhâhul mulihhîna

Artinya :”Ya Allah, sempurnakanlah hidupku dengan melaksanakan amalan-amalan Sunnah, dan muliakanlah aku dengan terkabulnya semua permintaan. Dekatkanlah aku kepada-Mu dengan berbagai jalan, Wahai Yang tidak sibuk dengan rintihan orang yang meminta

DOA HARI KE-29

اَللَّهُمَّ غَشِّنِيْ فِيْهِ بِالرَّحْمَةِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ التَّوْفِيْقَ وَ الْعِصْمَةَ وَ طَهِّرْ قَلْبِيْ مِنْ غَيَاهِبِ التُّهَمَةِ يَا رَحِيْمًا بِعِبَادِهِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Allâhumma ghasysyinî fîhi birrahmati warzuqnî fîhit tawfîqa wal ‘ismata wa thahhir qalbî min ghayâhibit tuhmati yâ rahîman bi’ibâdihil mukminîn

Artinya :”Ya Allah, lingkupilah aku di bulan ini dengan rahmat-Mu, anugrahilah aku taufik dan penjagaan-Mu. Sucikanlah hatiku dari benih-benih fitnah/kebencian, Wahai yang Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya yang beriman

DOA HARI KE-30

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allâhummaj’al shiyâmî fîhi bisysyukri wal qabûli ‘alâ mâ tardhâhur Wayardlâhurrasûlu muhkamatan furû’uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinâ muhammadin wa âlihit Al-Thâhirîn wal hamdu lillahi rabbil’âlamin

Artinya :”Ya Allah, terimalah puasaku di bulan ini dengan rasa syukur. Jadikanlah puasaku ini mendatangkan keridhaan-Mu dan keridhaan para Rasul-Mu. Engkau kuatkanlah furu (cabang-cabang)-nya dan ushul (pokok-pokok)-nya. Demi kebenaran junjungan kami Muhammad saw beserta keluarganya yang suci. Segala puji bagi-Mu ya Allah,Tuhan semesta alam


Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Kumpulan Doa Harian Selama 30 Hari di Bulan Ramadhan Bahasa Arab dan Latin

Editor: Murhan
Categories
Bahasa Arab Ilmu Agama Ilmu Bahasa Arab

Ilmu Bahasa Arab, sesi pertama ( Nahwu )


Selamat Pagi para sahabat ruang Ilmu …

Kembali bertemu lagi.

Sebelum kita lanjut ke materi, saya ingin untuk mengingatkan kembali atas pentingnya mempelajari bahasa arab. bahkan sebagian ulama mewajibkan kita untuk belajar bahasa arab. semoga ini dapat meningkatkan semangat kita untuk belajar bahsa arab.

Pagi ini kita akan mempelajari Ilmu nahwu, apakah ilmu nahwu. mari kita belajar bersama.

A. Macam Ilmu Bahasa Arab 

Bahasa Arab terdiri dari 2 yaitu Ilmu Nahwu dan Ilmu Sharaf

Ilmu Nahwu adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan Harakat di akhir al kalimat (kata)
Ilmu Sharafb adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan bentuk ak kalimat ( kata )


B. Penyusunan Bahasa Arab

Penyusunan narasi ( percakapan ) dalam bahasa arab  terdiri atas 3 yaitu Huruf , Kalimah ( kata ), Jumlah ( Kalimat )

kumpulan huruf akan membentuk sebuah kalimah ( kata ) dan kumpulan kalimah akan membentuk jumlah ( kalimat )

Note : ” dalam bahasa arab kalimah berarti kata dan jumlah berarti kalimat “

 

C.  Macam Huruf

Huruf terbagi menjadi 2 yaitu huruf hijaiyah ( tanpa makna ) dan huruf al ma ‘ani( dengan makna)  seperti contoh gambar dibawah :

 D. Al kalimah ( kata – kata ) 

al kalimah terbagi menjadi 3 yaitu Huruf Ma’ani, ismun ( kata benda) dan fi’lun ( kata kerja ). 

Fi’lun sendiri terbagi menjadi 3 yaitu Fi’il Madhi ( masa lampau), Fi’il Mudhari ( sedang berlangsung ), Fi’il Amr ( Perintah )

jelasnya seperti gambar di bawah :

E. Al jumlah ( Kalimat ) merupakan gabungan dari Huruf, Isim dan Fi’il


Demikian belajar kita pagi ini, semoga bermanfaat 

Wassalamualaikum wr wb

Sumber : Daurah Bahasa Arab ( Nahwu ) #1 dan channel youtube Ustadz Firanda Andirja 






Categories
Bahasa Arab Ilmu Agama Ilmu Bahasa Arab Ilmu umum

Pengantar Ilmu Bahasa Arab ( Pembukaan )

 

Hai Sahabat Ruang Ilmu


Semoga Kita semua dalam lindungan Allah Swt dan selalu dalam lindungannya …

Pagi ini melihat ada pesan dari salah seorang rekan kerja … seorang Lurah di kecamatan Gondokusuman yang mengajak masuk Grup belajar bahasa arab …

Dalam hati langsung berkata ini dia yang kucari, karena terus terang sebenarnya sudah lama ingin mendalami bahasa arab agar dapat mengerti isi dan kandungan.

Ada beberapa alasan lain mengapa kita harus memahami bahasa Arab, antara lain :

1. Mudah memahami Al Quran
2. Mudah memahami Hadist
3. Sholat lebih Khusyu’ dll

Namun setelah melihat dan membaca kok persaan nggak masuk masuk, akhirnya tercetus ide untuk menulis. Dengan menulis kita akan belajar minimal 2X yaitu pertama membaca kedua adalah menulis sehingga memungkinkan otak untuk dapat lebih cepat menghafal.

untuk itu saya mari kita mulai dengan menghapal beberapa kata yang sudah lazim kita ucapkan setiap,hari ini kita mulai dengan menghafal beberapa kata yang biasa kita ucapkan antara lain :

1.   Ustaadz          : Seorang Guru  ( Pia )
2.   Ustaadzun      : Seorang guru   ( Wanita )
3.   Kitaabun        : Buku
4.   Madroosatun  : Sekolah
5.  Waladun          : Anak laki – laki
6.  Bintun             : Anak perempuan
7.  Baitun             : Rumah
8.  Syamsun         : Matahari
9.  Qomarun         : Bulan
10. Najmun          : Bintang

Demikian pengantar kami dalam belajar bahasa Arab semoga niat ini dapat terkabu dan dapat berguna bagi sesama … aamiin